Tindak balas setelah mengkonsumsi Propolis bukanlah efek samping dari propolis, melainkan reaksi yang terjadi pada tubuh yang sedang mengalami gangguan sebagai tanda proses penyembuhan yang sedddang berlangsu, reaksi dan kecepatan reaksi pada tubun setiap orang berbeda, hal ini di pengaruhi oleh banyak factor, antar lain : usia, jenis penyakit yang di derita, daya tahan tubuh dan beberapa faktor lain nya.
Melia Propolis yang di distribusikan oleh PT Melia Nature Indonesia mempunyai reaksi dengan kecepatan yang luar biasa. Reaksi propolis untuk penyakit tertentu, dapat di rasakan hanyak dalam hitungan menit. Reaksi tersebut terkadang menyebabkan rasa kurang nyaman pada tubuh, misalnya :
Tindak Balas Setelah Konsumsi Propolis
| Permasalahan kesehatan / penyakit / indikasi |
Bersin, gatal pada hidung
| Permasalahan pada hidung, polip atau sinusitis |
Wajah terasa panas, tekanan darah naik sesaat, demam, pusing
| Permasalahan pada system sirkulasi darah, darah tinggi |
Kulit kaki terasa tebal dan dingin, sebagaimana badan terasa dingin, jantung berdebar
| Tekanan darah rendah, kurang darah |
Susah buang air besar, mencret, berak berlendir, berak berdarah
| Obesitas, gangguan pada lambung, proses penyembuhan gangguan pencernaan |
Bengkak, gatal
| Alergi |
Muncul kotoran pada mata, gatal, keluar air mata
| Gangguan pada mata |
Mimpi buruk, gelisah, susah tidur
| Gangguan pada system syaraf dan kepala |
Lelah, susah tidur, sakit pada sendi
| Gangguan pada persendian, proses penyembuhan rheumatic |
Pegal-pegal
| Proses pembuangan racun dan pembersihan zat-zat dalam pembuluh darah |
Kejang-kejang
| Proses penyembuhan peradangan ginjal |
Buang air kecil yang sering (Beser)
| Proses pembuangan racun melalui air senih |
Kulit Mengeras, muncul jerawa
| Permasalahan pada kulit |
Rasa sakit pada punggung, sakit di dada
| Permasalahan pada jantung |
Mual, letih, keringat dingin
| Permasalahan pada perut |
Keletihan, ngantuk
| Permasalahan pada hati |
Bengkak kaki, sakit pinggang, susah buang air kecil
| Permasalahan pada ginjal |
Batuk, kedinginan, sakit kerongkongan, demam
| Proses pengeluaran racun lewat dahak dan perbaikan fungsi paru-paru, permasalahan pada paru-paru, asma |
Demam, susah tidur, terdapat pembengkakan, ada pendarahan, tinja berwarna hitam
| Tumor, cancer, proses pengikatan virus dan bakteri atau indikasi bahwa di dalam tubuh terlalu banyak virus dan bakteri |
Ngantuk, diare, gula darah naik, selera makan turun
| Permasalahan hati, limpa, pancreas, proses penyembuhan fungsi hati dan detoksifikasi tubuh |
Haus, keringat berbau, kenaikan kadar gula sesaat
| Gangguan pada pancreas, diabetes |
|